Negara Wajib Melindungi Rakyatnya : Catatan tentang Nasib Para Penambang Belerang Kawah Ijen

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Dua hari lalu, dalam Simposium Nasional Outlook Kejahatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH) 2026–2030 yang digelar Auriga Nusantara di Jakarta, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, menyampaikan satu penegasan yang penting: kejahatan di sektor sumber daya alam kini semakin terorganisasi, memanfaatkan celah regulasi,…

Read More

Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

Oleh : HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy SENIN sore, 13 Juli 2026, publik disuguhi sebuah pemandangan yang menyejukkan di tengah pekan-pekan yang panas. Jaksa Agung ST Burhanuddin menjamu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Di depan kamera wartawan, keduanya melakukan salam komando—genggaman tangan khas dua pemimpin yang menegaskan bahwa mereka…

Read More

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu program paling mulia pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun gagasan besar itu kini menghadapi ancaman serius karena pelaksanaannya di lapangan dirusak oleh dapur yang asal-asalan, kasus keracunan, menu yang tidak sesuai standar, hingga dugaan praktik pungutan dan pemotongan anggaran yang membuat nilai makanan anak-anak menyusut sebelum sampai ke…

Read More

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya, Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Pengusaha rokok dan Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, kembali menyampaikan sikap terkait arah penataan industri tembakau nasional. Sebagai kelanjutan dari penyampaian TRITURA Petani Tembakau Madura sebelumnya, Gus Lilur menilai pemerintah mulai menunjukkan langkah positif dalam merespons berbagai persoalan di sektor tembakau,…

Read More

Petani Madura Usulkan Tiga Langkah Strategis Atasi Rokok Ilegal

Jakarta – Persoalan rokok ilegal dan tata kelola cukai dinilai tidak akan selesai tanpa perubahan kebijakan. Petani tembakau Madura kini mendorong tiga langkah strategis yang harus segera diambil pemerintah pusat. Tiga tuntutan tersebut dirumuskan sebagai TRITURA Petani Tembakau Madura, yang disampaikan oleh HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, pengusaha rokok dan Owner Bandar Rokok Nusantara Global…

Read More

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Serukan Muktamar Bersih dari Kepentingan Politik

Menyongsong pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur menyampaikan kegelisahan yang menurutnya dirasakan banyak kalangan nahdliyin. Ia menilai muktamar kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial yang akan menentukan arah masa depan NU, apakah tetap berada di jalur keulamaan atau semakin terseret dalam pusaran…

Read More

Gus Lilur Minta KPK Hati-hati, Kasus Cukai Jangan Sampai Mematikan Industri Rokok Rakyat

Jakarta — Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan korupsi dalam pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai patut dihormati sebagai bagian dari upaya membersihkan tata kelola industri dari praktik suap, gratifikasi, dan distorsi yang merugikan negara. Dalam perkara ini, KPK telah menyatakan tengah mendalami pengurusan cukai, memanggil pengusaha rokok dari Jawa Tengah…

Read More

Gus Lilur Soroti Integritas Muktamar NU, Tegaskan Bahaya Politik Uang bagi Masa Depan Organisasi

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang akan datang kian menjadi sorotan sebagai momentum penting bagi arah perjalanan organisasi. Tidak hanya sebagai forum pergantian kepemimpinan, Muktamar dinilai sebagai titik krusial dalam menjaga marwah dan independensi NU di tengah dinamika politik nasional. Tokoh muda Nahdliyin, HRM. Khallilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang dikenal sebagai Gus Lilur, menegaskan bahwa…

Read More

BARONG Grup Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Konsultasi dengan KBRI Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR – Perusahaan rokok nasional Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup) mulai menjajaki langkah ekspansi usaha ke Malaysia dengan mempertimbangkan akuisisi pabrik rokok yang telah beroperasi di negara tersebut. Langkah awal penjajakan dilakukan melalui konsultasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur untuk memperoleh gambaran mengenai regulasi industri rokok di Malaysia…

Read More
Back To Top