Anggota MPR RI Gus Rivqy Abdul Halim menyoroti keterkaitan erat antara harmoni sosial dan keadilan ekonomi dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang di gelar di Gedung Guru Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, Senin (8/12/2025). Menurutnya, stabilitas sosial tidak dapat dilepaskan dari bagaimana pembangunan ekonomi dijalankan secara adil dan inklusif.
Dalam sambutannya, Gus Rivqy menjelaskan bahwa ketimpangan ekonomi yang dibiarkan berlarut berpotensi memicu persoalan sosial, mulai dari melemahnya soliditas hingga munculnya konflik di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan dalam setiap proses pembangunan.
“Ketika keadilan ekonomi tidak dirasakan secara merata, maka harmoni sosial akan mudah terganggu. Di sinilah Pancasila harus hadir sebagai penyeimbang,” ujar Gus Rivqy sapaan akrabnya.
Di sisi lain, ia menambahkan bahwa nilai gotong royong dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila perlu diterjemahkan ke dalam kebijakan dan praktik ekonomi yang memberi ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berkembang.
“Persatuan bangsa akan lebih kokoh jika masyarakat merasa dilibatkan dan dilindungi dalam proses pembangunan ekonomi,” tegasnya.
Melalui sosialisai Empat Pilar ini Gus Rivqy mengajak dan senantiasa mengingatkan masyarakat untuk terus memperkuat kesadaran kebangsaan sebagai fonadsi dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi ke depan.
